Menteri Pertanian A. Amran Sulaiman adalah satu-satunya menteri yang mendapat penghargaan dalam TOP II 2017. Menteri Pertanian memperoleh penghargaan dua kategori sekaligus dari Asosiasi Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dan majalah Itech di Jakarta, pada Selasa 31 Oktober 2017. 

Mentan mendapat penghargaan kategori TOP II Implementasi On Ministry 2017 dan TOP II Leadership 2017. Sebelum itu Mentan memperoleh penghargaan TOP 40 Inovasi Pelayanan Publik dari Kementerian PANRB dan FAO.

Penghargaan ini hasil dari komitmen membangun suatu data satu peta dengan menerbitkan regulasi membangun infrastruktur TIK secara besar-besaran, peningkatan kapasitas SDM, perancangan program TIK, penorganisasian, eksekuasi dan evaluasi guna mendukung Swasembada pangan dan kesejahteraan petani.

Penentuan pemenang dilakukan berdasarkan jawaban kuisioner dan wawancara penjurian serta hasil riset di instansi pemerintah dan swasta. Keputusan pemenang di lakukan secara obyektif oleh dewan juri yang kredibel.

Tahun 2015 sistem menajemen man, money and material di Kementerian masih berdiri sendiri dan persial, di ubah menjadi terintegrasi di tahun 2016. Melalui e-personal semua data kepegawaian absensi, kinerja pegawai, keuangan, aset, persuratan, tersimpan secara terpadu dan terintegrasi. Setiap pegawai dapat mengakses web dengan sistem Single Sign On (SSO).

Pelaksanaan Tugas Kepada Biro Humas dan Informasi Publik Kemtan menjelaskan bahwa implementasi TIK yang tak kalah menarik adalah Kemtan kapanpun bisa mengetahui jumlah luas tanam dan luas panen padi, jagung, cabai dan bawang merah seluruh Indonesia. Apabila hari ini ada petani tanam padi di Suatu kecamatan, sorenya sudah terlaporkan di Jakarta. Demikian pula jumlah Sapi yang di IB di semua daerah dapat di monitor setiap saat.

Terobosan Kemtan bidang TIK terlihat dari pengembangan pemasaran komoditas pangan pokok secara on line dan monitoring harga produk pertanian.