Indonesia akan melaksanakan Export Bawang Merah ke beberapa Negara Asia antara lain Vietnam, Thailand, Timor Leste dan Singapore. Enrekang menjadi salah satu kabupaten pemasok Bawang untuk Eksport tersebut.

Produksi Bawang Merah Enrekang setiap tahun sekitar 800.000 ton, karena itu Enrekang menjadi salah satu kabupaten penyuplai Bawang Merah terbesar di Indonesia Timur dan penopang Bawang Merah Nasional.

Menteri Pertanian A. Amran Sulaiman mengatakan bahwa Enrekang ini luar biasa karena mampu menghasilkan 800 ribu ton Bawang Merah per tahun. Mulai hari ini Enrekang kita jadikan lumbung Bawang Merah untuk wilayah Indonesia Timur. Hal ini disampaikan Menteri Pertanian pada saat membuka Festival Bawang Merah Nasional, bertempat di lapangan Andi Liu, Kecamatan Anggeraja Kab. Enrekang pada Sabtu, 14 Oktober 2017.

Festival berlangsung selama 2 hari yaitu Sabtu-Minggu 14-15 Oktober 2017. Menteri Pertanian akan membantu Kab. Enrekang dalam mengembangkan Bawang Merah, melalui suplai alat-alat pertanian yang di butuhkan para petani Bawang Merah. Disamping itu, Menteri Pertanian memerintahkan Bulog untuk membeli Bawang Merah petani Enrekang sebesar Rp 12.000 per kilogram.

Bupati Kab. Enrekang berharap melalui Bawang Merah pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. Karena itu Enrekang akan terus menggenjot produktivitas Bawang Merah dan kita akan fasilitasi para petani agar produksi dan kualitas Bawang Merah yang dihasilkan di perbaiki dan pada akhirnya akan memperbaiki harga jual Bawang Merah.