Ruang Publik  adalah ruang demokrasi bagi publik, yang berasal dari kepentingan publik, oleh kepentingan publik  dan untuk kepentingan publik.

Dalam masyarakat moderen saat ini, Ruang Publik merupakan ruang  yang menjembatani berpagai kepentingan publik, yang didalamnya publik mengordinasikan dirinya dalam pencapain sebuah ide berdasarkan musyawarah untuk mencapai mufakat tanpa campur tangan kepentingan pribadi, kelompok atau pemerintah, yang selanjutnya dalam pencapain mufakat menyampaikan aspriasi  kepada pemerintah selaku penyelenggara pemerintah.

Di Sulawesi Selatan,  walaupun sistem pemerintahan tidak lagi berjalan secara tradisional namum  sistem demokrasi  masih ditemukan  dalam menyuarakan kepentingan bersama dalam mencari solusi atas permasalah yang di hadapi.

Adalah Tudang Sipulung “Duduk Bersama” tradisi masyarakat Bugis Makassar menjadi ruang  demokrasi bagi publik (masyarakat), merupakan budaya demokrasi   lokal yang selalu dilakukan oleh masyarakat untuk memperoleh kata mufakat  atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, salah  satunya dibidang pertanian, seperti yang telah dilaksanakan di Kecamatan Mare Kabupaten Bone, Sabtu (7/10/17).

Tudang Sipulung ini merupakan pertemuan yang dilakukan oleh Petani/Tokoh Adat/Pallontara dan juga pemerintah untuk membicarakan waktu tanam padi/palawija guna meningkatkan produksi dan provitas komoditas pertanian, khususnya di Kab. Bone.

Pelaksanaan Tudang Sipulung ini dihadiri oleh Bupati Bone beserta seluruh staf dan jajarannya, Ketua dan anggota Komisi DPRD Kab. Bone, BPTP Balitbangtan Sulsel, BMKG, Distan Provinsi, Pupuk Kaltim, Dinas Penairan, TNI/Polri dan Kelompok Tani.