Bimbingan Teknis Teknologi Perbenihan dan Budidaya Tanaman Jeruk "Sinkronisasi Program Perbenihan Jeruk Bebas Penyakit dalam Mewujudkan Kemandirian Benih Hortikultura" bertempat di Balitjestro, 12 -13 Juli 2018.

Dihadiri oleh Kapuslitbanghorti Dr. Ir. Hardiyanto, M.Sc, Kepala Balitjestro Dr. Ir. Muh. Taufiq Ratule, M.Si, BPTP Balitbangatan propinsi sentra tanaman jeruk, Dinas Pertanian, BPSB, peneliti Balitjestro.

Menteri Pertanian telah mencanangkan tahun 2018 sebagai tahun perbenihan nasional dengan skema tidak lagi melakukan pengadaan tetapi memproduksi benih unggul dan hasilnya akan dibagikan kepada masyarakat.

Balitbangtan sebagai salah satu penghasil inovasi teknologi jeruk mempunyai kewajiban untuk mendukung program strategis Kementan ini melalui Balitjestro dan BPTP Balitbangtan propinsi.

Kerjasama ini diharapkan mampu memberikan dukungan inovasi teknologi dalam pengembangan kawasan agribisnis jeruk terutama dalam hal penyediaan benih jeruk bebas penyakit.

Tujuan Bimtek ini yaitu mensosialisasikan produksi benih jeruk bebas penyakit dan Koordinasi pelaksana dan pelaku perbenihan jeruk antara Balitjestro, BPTP Balitbangtan propinsi, Dinas Pertanian, Penangkar dan Petani jeruk.

Tahun 2017 BPTP Balitbangtan Sulsel mendapat tugas perbenihan jeruk sebanyak 25.000 bibit jeruk yg siap disalurkan ke petani pada bulan Desember 2018.