Bantaeng, 17 September 2018 - BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan menyelenggarakan Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Daerah dan Diseminasi Inovasi Teknologi Pertanian, diikuti oleh seluruh penyuluh kabupaten Bantaeng baik penyuluh PNS, THL, dan Swadaya sebanyak 75 orang. Turut hadir Kepala Bidang Penyuluhan, Kepala BPP se-kabupaten Bantaeng dan Peneliti serta Penyuluh BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan.

Bimbingan Teknis ini merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan Peningkatan Komunikasi Koordinasi dan Diseminasi Inovasi Pertanian Di Provinsi Sulawesi Selatan, yang meliputi Peningkatan Kapasitas Penyuluh BPTP, Sinkronisasi Hasil Litkaji/Programa Penyuluhan Pusat dan Daerah, Temu Teknis Inovasi Pertanian (Peneliti, Penyuluh BPTP), Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Daerah, Kaji Terap Inovasi Pertanian, dan Kerjasama.

Dalam arahannya Kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa Kegiatan Peningkatan Komunikasi Koordinasi dan Diseminasi Inovasi Pertanian untuk tahun anggaran 2018 dilaksanakan di beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan, yakni kabupaten Barru, Pangkep, Takalar, dan Bantaeng. Bimtek ini merupakan bentuk sinergi antara Balai Pengkajian dengan Badan Penyuluhan.

Kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat untuk : (1) percepatan transfer dan proses adopsi teknologi Balitbangtan, (2) mendekatkan sumber inovasi kepada penyuluh dan petani, sehingga senjanginovasi hasil penelitian dan pengkajian dapat dikurangi, (3) bagi penyuluh pertanian daerah/lapang, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan amunisi baru dalam melaksanakan tugas penyuluhan pertanian serta meningkatkan wawasan untuk mengembangkan inovasi metode komunikasi dan diseminasi, (4) menjadi wahana penjaringan umpan balik untuk penyempurnaan teknologi sehingga terwujud inovasi secara berkesinambungan dan identifikasi kebutuhan teknologi spesifik lokasi. Secara keseluruhan pelaksanaan tugas ini dapat berkontribusi terhadap terwujudnya research – extension – farmers –linkage (REFL) yang lebih baik. Diharapkan dengan kegiatan ini, Balitbangtan ikut berperan dalam mengembalikan marwah dan gairah penyuluhan pertanian Indonesia, dimana penyuluh merupakan sumber pengetahuan, sumber teknologi, dan tempat mengadu bagi petani dan pelaku usaha pertanian lainnya.

Selanjutnya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng Ir. Hj. Rahmania A, MP juga menyampaikan apresiasinya kepada BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan yang telah menempatkan beberapa kegiatan penyuluhan yakni Kaji Terap Display Varietas Padi Gogo dan Budidaya Bawang Merah, serta Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Daerah. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kompetensi penyuluh Kabupaten Bantaeng.

Materi Bimbingan Teknis yakni 1) Budidaya Bawang Merah asal biji TSS dibawakan oleh Ir. Nurjanani, M.Si dan 2) Pengendalian Hama Penyakit pada Tanaman Padi secara Ramah Lingkungan dibawakan oleh Dr.Ir. Abdul Syukur Syarif, SP, MP.