(19/9) bertempat di Hotel Srikandi Kabupaten Sinjai, BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan menyelenggarakan Temu Teknis Inovasi Teknologi Pertanian dengan Tema "Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan di Sulawesi Selatan".

Temu Teknis (TT) merupakan forum pertemuan antara peneliti, penyuluh pertanian Balitbangtan dengan penyuluh/petugas pertanian lapang dalam rangka mengkomunikasikan dan mensosialisasikan program/kegiatan strategis Kementan dan atau inovasi pertanian hasil Balitbangtan yang prospektif diterapkan di lapangan sesuai kebutuhan pengguna sekaligus untuk menjaring umpan baliknya.

Temu Temu Teknis yang dilaksanakan oleh BPTP Balitbangtan bekerjasama dengan Pemkab Kab. Sinjai menghadirkan kurang lebih 170 peserta yang terdiri dari Penyuluh pertanian lapangan, THL-TBPP, Kontak Tani/KTNA, Petani maju dan Peternak.

Pelaksanaan Temu Teknis tersebut dibuka oleh Kepala Bidang PSP dan Kelembagaan Penyuluhan Kabupaten Sinjai Muh. Arsyad (MA). Dalam sambutannya MA menyampaikan bahwa Diseminasi inovasi teknologi sangat dibutuhkan dalam mendukung pengembangan komoditas pertanian dalam meningkatkan hasil produksi/produktifitas. MA juga berharap Penyuluh maupun petani/peternak mampu menyerap ilmu yangg didapat untuk meningkatkan kapasitasnya dalam mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Sinjai.

Selanjutnya MA juga mengatakan, untuk meningkatkan peran penyuluhan pertanian dalam pembangunan pertanian, perlu adanya sinergisitas dan penyamaan persepsi terhadap kegiatan-kegiatan penyuluhan di Kabupaten, terutama berkaitan dengan peningkatan kapasitas tenaga penyuluh.

Guna pengembangan kapasitas pengetahuan para penyuluh, petani dan peternak, beberapa materi teknis budidaya pertanian dan kelembagaan petani guna mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan disampaikan oleh peneliti BPTP Balitbangtan Sulsel pada Temu Teknis ini.

Beberapa materi tersebut, antara lain : Inovasi Teknologi Budidaya Padi Tanam Bènih Langsung (Tabela Super), Inovasi teknologi Budidaya Bawang Merah Dataran Tinggi dan Dataran Rendah, dan Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong Melalui Manajemen Produksi.