Masalah pangan harus hemat energi berbasis bio energi dan menciptkan produk baru yang bersaing dalam lingkup global. Demikian penggalan pernyataan Kepala Badan Litbang Pertanian DR. Ir. Muhammad Syakir, MS mewakili Menteri Pertanian pada Seminar Nasional yang di selenggarakan oleh perhimpunan Hortikultura Indonesia (PERHORTI) dan Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) tahun 2016.

Seminar berlangsung di Gedung IPTEKS Universitas Hasanuddin pada hari Senin, 14 Nopember 2016. Seminar mengambil tema : "Peningkatan Produksi Pangan dan Hortikultura yang Berdaya Saing Mendukung MEA". Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa dalam persaingan pasa global saat ini, masyarakat harus terus ber inovasi dalam peningkatan produksi pangan. Ini tidak lain dalam rangka meningkatkan daya saing. Sejarah membuktikan bahwa suatu kemajuan berawal dari inovasi teknologi baru.

Terkait dengan iklim, kita harus menciptakan produk yang tidak hanya sekedar bisa beradaptasi untuk perubahan iklim, tetapi juga menciptakan varietas-varietas unggul yang bersifat amfibi, bisa beradaptasi di segala cuaca, memiliki daya saing, sehingga kita tidak tergantung hanya pada iklim.

Seminar yang di ikuti 350 peserta ini juga menghadirkan pembicara-pembicara antara lain : Wakil Gubernur Prov. Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang, Guru Besar FakultasPertanian IPB Bogor (Prof. Slamet Susanto), Guru Besar Fak. Pertanian UNHAS (Prof. Baharuddin P) dan Pengusaha Bidang Hortikultura (Abdul Kadir).