Dalam rangka mensosialisasikan hasil penelitian Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi Balitbangtan Bogor terkait pemanfaatan informasi iklim untuk pertanian kepada pengguna dan pengambil kebijakan,  Selasa (27/11)  Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi (Balitklimat)  dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Selatan Balitbangtan Kementan, Bekerjasama Menggelar Bimtek Pemanfaatan Iklim Untuk Pertanian Mendukung Adaptasi Perubahan Iklim.

Bimtek yang dilaksanakan di Swiss Bel Hotel Makassar, bertujuan untuk menyebarluaskan informasi iklim, memberikan pemahaman kepada pengguna cara mengakses informasi , interpretasi dari informasi tersebut.

Pelaksanaan Bimtek yang dilakukan sehari ini menghadirkan Kepala Balitklimat Dr. Ir. Harmanto, M.Eng, Kepala BPTP Balitbangtan Sulsel Ir. Abdul Wahid Rauf, dan beberapa narasumber yakni Ir. Eni Susianti, M.Sc dengan materi SI Prediksi Iklim untuk Pertanaman, Dr. Elza Surmaini dengan materi Prediksi Resiko Kekeringan Pada Tanaman Padi.

Keragaman Iklim Indonesia dan Kerentanan Usaha Tani Pangan dan Resiko Iklim untuk Pertanian Mendukung Adaptasi PI oleh Dr. Woro Estiningyas, dan Informasi Kalender Tanam Provinsi Gorongtalo MH 2018/2019 oleh Dr. Yayan Apriyana.

Adapun beberapa perwakilan  iInstansi/Unit Kerja yang menghadiri Bimtek ini adalah Dinas Pertanian/Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Sulawesi Selatan, Balai Besar Metereologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah IV Makassar, Stasiun Meteorologi Paotere, Disbun Provinsi Sulsel, Fakulas Pertanian UNHAS, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene dan Kepulauan.

Selanjutnya Dinas Pertanian, Dinas PU Pengairan, Bappeda Prov Sulsel, Kota Makassar, Kab. Maros, Kab. Gowa, Kab. Pangkajene dan Kepulauan, Balitbangtan Daerah Prov. Sulsel, Stasiun Klimatologi Maros, Balitsereal Maros, BPTP Balitbangtan Sulsel, Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura,  Balai Perlindungan Tanaman Perkebunan, Balai Wilayah Sungai Jeneberang, serta Dinas pengelolaan Lingkungan Hidup Prov. Sulawesi Selatan.