Program Agrotechno Park yang dirancang khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), ternyata telah berjalan di desa Wolangi, kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Dalam rilis yang diterima tribun timur.com, program tersebut dimotori langsung oleh Polres Bone di atas luas wilayah 20 hektar (HA), diapit oleh tiga bukit, dan diairi oleh sumber mata air yang tidak pernah kering.

Kapolres Bone AKBP Yuliar mengatakan program yang digagas oleh Presiden dengan tujuannya sangat terpusat.

"Sehingga para petani dalam bidang horikultura seperti penanaman bawang, jagung, sayuran dan sebagainya. Ini juga akan dilakukan melalui pelatihan," katanya, Minggu (8/11/2015).

Program tersebut menurut Yuliar akan membantu para petani untuk bisa menghasilkan beras, tanaman palawija, tomat, cabe dan sebagainya.

Selain itu, Yuliar berencana menyusun Manual Book Pertanian (MBP) dengan tutorial melalui kaset CD serta penggunaan alat pertanian modern.

"Jadi saya nanti buat tutorial itu dengan judul Petani Dipaksa Kaya, mungkin seperti itu," jelasnya.

Tempat terpisah, Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Frans Barung Mangera sangat mengapresiasi program tersebut. Ia mengungkapkan di desa Wolangi kabupaten Bone akan dijafikan pusat pelatihan petani.

"Jadi diderah tersebut, rencananya akan dijadikan tempat pelatihan petani se sulsel," ungkapnya.

Barung menambahkan, Agrotechno Park ini akan menjadi kebanggan Pertanian Sulsel, kebanggaan Polri, dan terutama kebanggaan masyarakat Bone.

"Dan tidak menutup kemungkinan, kedepannya lokasi tersebut bisa menjadi salah satu wisata pertanian terbesar diwilayah timur," ujarnya. (*)

Sumber : makassar.tribunnews.com