Tujuh pejabat publik menjadi sosok fenomenal dalam setahun pemerintahan Jokowi-JK. Mereka mencetak rekor pencapaian dalam sejarah institusinya bagi masyarakat. Menteri Pertanian A. Amran Sulaiman adalah salah satunya.

Kondisi kekeringan tahun 2015 lebih kritis di banding tahun 1997. Jika tahun 1998 Indonesia melakukan import beras 7,1 juta ton, tidak terjadi selama periode kabinet kerja 2014-2015. Hal ini akibat dari antisipasi dini dan penanganan kekeringan atau El-Nino oleh kementerian pertanian sejak Oktober 2014. Caranya dengan mendistribusikan 21.953 Unit pompa air, rehabilitasi irigasi tersier, membangun 2.000 sumur dangkal di Kab. Timor Tengah Selatan dan Kab. Grobogen, membangun 100 unit Embung dan dam-parit, melakukan hujan buatan bekerjasama dengan BNPB serta memberikan asuransi usahatani untuk satu juta ha.

Selain itu melakukan aksi penyelamatan dari ancaman puso sejak Oktober 2014 hingga September 2015 seluas 114.707 ha dan telah disiapkan bantuan benih dan pupuk 105.000 ha sebagai kompensasi bagi petani kena puso. Hasilnya, selama setahun kerja Menteri Pertanian A. Amran Sulaiman, Indonesia tidak mengimpor beras, meski akhirnya keluar keputusan import 1 juta ton beras dari Vietnam pada akhir tahun ini, Indonesia ternyata juga mengeksport 134 ton beras Organik ke Italia pada pekan lalu.

Sumber : Fajar 21 Nov 2015