Bawang merah merupakan komoditas unggulan Nasional dan juga unggulan daerah Sulawesi Selatan. Komoditas ini perlu mendapat perhatian khusus, karena mempengaruhi kehidupan petani, perekonomian makro dan inflasi.

Untuk mendukung pengembangan dan peningkatan produksi Bawang Merah di kawasan pengembangan Sulawesi Selatan, diperlukan dukungan teknologi yang memadai. Badan Litbang Pertanian telah menghasilkan banyak teknologi, yang dapat mendorong peningkatan produktivitas bawang merah, antara lain adalah berbagai VUB bawang merah, penanaman bawang merah asal biji dan teknik budidayanya, teknologi produksi biji (TSS), Pengendalian OPT ramah lingkungan (penggunaan Feromon Exi, pemasangan lampu perangkap, pemasangan jaring kelambu, dll), dan pengolahan pasca panen. Teknologi tersebut belum sepenuhnya diterapkan oleh petani.

Rabu, 21 Oktober 2015 bertempat di Kebun Percobaan Jeneponto, Kelurahan Tolo Selatan, Kec. Kelara Kab. Jeneponto, Dr. Joko Pinilih pemulia bawang dari Balitsa melakukan roguing pada kegiatan perbenihan bawang merah di dampingi Ir. Nurjanani, M.Si selaku peneliti hortikultura dan sekaligus penanggung jawab kegiatan perbenihan bawang merah BPTP Sulawesi Selatan.

Pada lokasi pertanaman yang ada pemeliharaan tanaman dilakukan secara intensif agar memenuhi syarat tumbuh yang baik di lapangan.  Pertanaman dibersihkan dari gangguan rumput rumput liar dan diadakan seleksi roguing terhadap tanaman yang sakit, tanaman dengan tipe simpang dan tanaman varietas lain.  Pelaksanaan roguing harus memperhatikan keseragaman pertumbuhan, warna daun, warna umbi dan kesehatan tanaman.