Pada hari sabtu tanggal 19 Oktober 2013, Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Desa Barebbo kecamatan Barebbo kabupaten Bone melakukan kegiatan Temu Lapang M-KRPL binaan BPTP Sulawesi Selatan sebagai puncak kegiatan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari pada tiga Desa (Desa Barebbo, Desa Macanang dan Desa Kalibong) tahun anggaran 2013.

Menurut ketua KWT Mawar Desa Barebbo ibu Farida, bahwa temu lapang M-KRPL yang dilaksanakan di wilayah kelompoknya perlu disosialisasikan kepada wanita tani lainnya agar termotivasi untuk memamnfaatkan pekerangan rumahnya dengan berbagai tanaman sayuran untuk kebutuhan rumah tangganya. Selain dari pada itu, para peserta M-KRPL telah merasakan manfaatnya bahwa kebutuhan sayur setiap hari tidak perlu lagi membeli di pasar atau penjual sayur keliling desa.

Temu Lapang M-KRPL  dilaksanakan pada saung (tempat pertemuan) KWT Mawar yang berlokasi di kebun sayur Kelompok Wanita Tani Mawar di Desa Barebbo. Peserta Temu Lapang yang hadir pada saat itu, adalah anggota KWT Mawar Desa Barebbo, anggota KWT Tunas Harapan Desa Kalibong Kecamatan Sibulue dan KWT Annisa Ghony Kelurahan Macanang Kecamatan Tanete Riattang Barat dan masyarakat tani sekitarnya.

Pada acara kegiatan temu lapang ini, setiap KWT yang diwakili salah seorang anggotanya menyampaikan kesan yang dirasakan selama melaksanakan kegiatan M-KRPL. Dari KWT Tunas Harapan Desa Kalibong Kecamatan Sibulue menyampaikan kesannya, bahwa selain sayuran yang ditanam dipekerangan rumah, KWT ini mengandalkan pemeliharaan ayam kampung (buras) yang bibitnya diperoleh dari BPTP Sulawesi Selatan sebanyak 10 induk ayam, dan telah berkembang. Dari pemeliharaan ayam ini, Ketua KWT telah memperoleh penjualan sebanyak Rp. 1.000.000,- pada saat menjelang hari raya idhul Fitri 1 syawal 1434 H.

KWT Mawar Desa Barebbo Kecamatan Barebbo sangat mengandalkan pembuatan pupuk organic dari kotoran sapi yang dipermentasi. Selain dijual pupuk organic produksi KWT Mawar juga digunakan sebagai pupuk untuk sayuran M-KRPL tanpa pupuk anorganik. Pada saat ini telah menerima pesanan pupuk organik dari UPTD Badan Pelaksana Penyuluh Kab. Bone sebanyak 36 ton.

KWT Annisa Gonhy Kelurahan Macanang Kecamatan Tanete Riattang Barat sangat mengandalkan tanaman cabe rawit selain mengembangkan sayuran M-KRPL dan penggemukan sapi serta sayuran kankung pada kebun KWT. Pada bulan Nopember 2013 akan menanam cabe rawit sebanyak 2000 tanaman pada kebun sayur KWT sebagai pengembangan lanjutan M-KRPL di desa tersebut.

Prof. Dr. Djafar Baco sebagai tenaga ahli BPTP Sulawesi Selatan memberikan motivasi kepada para peserta temu lapang M-KRPL bahwa apa yang telah dilaksanakan sekarang dan sudah terasa manfaatnya, kiranya dilanjutkan terus tanpa mengharapkan bantuan  dari BPTP lagi kecuali dukungan pembinaan orientasi agribisnisnya.

Kepala BPTP Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Ir. Ahyar (penanggung jawab) memberikan dorongan kepada semua anggota KWT pada tiga kecamatan ini agar tetap memanfaatkan lahan pekerangan dengan sayuran untuk konsumsi rumah tangga setiap hari, dan berpikir lebih lanjut untuk dapat menjualnya sebagai pendapatan tambahan rumah tangga. Begitupula markisa yang sudah  ditanam tetap dipelihara dengan baik agar dapat menghasilkan buah yang banyak sihingga dapat dijual dan dikonsumsi sendiri sebagai sumber vitamin C.

Akhirnya Pak Mustakim sebagai Kepala Desa Barebbo Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada BPTP Sulawesi selatan yang telah mempercantik lahan kantor desa dengan tanaman markisa yang sudah tumbuh dan berbuah serta berbagai sayuran sudah beberapa kali dipanen.

TEMU LAPANG M-KRPL DI DESA BAREBBO DALAM GAMBAR 
Pada tanggal 19 Oktober 2013
Tim BPTP Sul Sel Dan Kades BarebboAnggota KWT peserta temu lapangAnggota KWT menyampaikan kesannyaAnggota KWT yang terbaik menerima hadiahSuami anggota KWT yang memberi kesanSalah satu KBD yang penuh dgn bibitProf Djafar memperhatikan cabe unik KWTKondisi tanaman sayur di kebun KWTTanaman sayur di pekarangan KWTCabe unik KWT satu tangkai 10 buahAneka sayur KWT dipekarangan rumahTanaman markisa di lahan kantor desa