Acara ini dihadiri oleh :
Kepala BPTP yang mewakili KTU BPTP Sulsel Drs. H. Moch. Nuryaddang, M.Si Ketua GPTP Pusat Maulina Djafar Hafsah Kepala Badan Ketahanan Pangan Prop. Sulsel Ir. H. Asri Agung Pananrang, MM.

Pemanfaatan pekarangan rumah sangat terkait dengan MKRPL. Perwakilan Peserta TOT : Peserta berjumlah 45 orang dan 5 orang KOWANI dari program Pemerintah kota Makassar yaitu Makassar Green and Clean, yang terdapat dalam beberapa Kecamatan/Kelurahan di kota Makassar yaitu Kec. Manggala, Kec. Rappocini, Kec. Tallo, Kec. Panakukang dan Kec. Ujung Tanah yang masing-masing diwakili 3 orang per RW. Program Makassar Green and Clean ini yaitu untuk pengelolaan lingkungan serta penghijauan di sekitar pekarangan rumah, memelihara dan menanam tanaman produktif.

Ketua GPTP Pusat : Maulina Djafar Hafsah, selain ketua di GPTP, beliau juga Ketua KOWANI (Kongres Wanita Indonesia) dan jugaketua di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dalam sambutannya menyatakan GPTP adalah suatu gerakan perempuan tanam dan pelihara dan diprakasai oleh Ibu Negara Ani SBY pada tahun 2007. Di GPTP ini terdapat beberapa organisasi di dalamnya yaitu SIKIB, KOWANI, PKK, Dharma Wanita, Bhayangkari dan Persit Kartika Chandra Kirana. Bidang di GPTP salah satunya adalah Pertanian Perkotaan dan bekerjasama dengan pihak swasta yaitu PT. Unilever, PT. Aqua dan lain-lainnya. Setiap tahun tema yang diangkat GPTP selalu berbeda Tahun 2007 : Perubahan Iklim,  Tahun 2008 : Ketahanan Pangan Keluarga (meliputi pohon-pohon produktif, sayuran dan benih ikan), Tahun 2009 : Menanam dengan tema Konservasi Air, Tahun 2010 : Penyelamatan hutan dan pantai serta kesejahteraan nelayan, Tahun 2011 dan tahun 2012 : gerakan Tanam serta Ruang terbuka hijau di perkotaan serta optimalisasi lahan, Tahun 2013 : Gerakan Perempuan tanam dan pelihara.

Pada tahun 2013, acara GPTP ini diselenggarakan secara bersamaan yaitu di kota Makassar, kota Surabaya dan kota DI. Yogyakarta. Fungsi dari GPTP ini ialah :

  1. Bagaimana melestarikan fungsi lingkungan serta hutan
  2. Bagaimana menanam menunjang untuk ketahanan pangan dan ekonomi keluarga

Pada tahun 2007, sesuai tujuan organisasi GPTP maka kegiatan ini terkait dengan isu global dan pemeliharaan lingkungan. Dalam peraturan UUD 1945 mengatur bahwa ruang publik perkotaan 30% dan ruang hijau terbuka 20% serta Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian membangun MKRPL yang di kelola oleh BPTP dan tindak lanjuti oleh Dinas/Badan Lingkup Propinsi, Kota dan Kabupaten.

Ada 4 program Kementerian Pertanian yaitu :

  1. Percepatan Swasembada
  2. Diverifikasi Pangan
  3. Ekspor Impor
  4. Peningkatan Pendapatan per Kapita