Perpustakaan merupakan salah satu bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan informasi pengetahuan bagi masyarakat dalam upaya mencerdeskan kehidupan bangsa.

Dalam lingkup Kementerian Pertanian, melalui Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) Bogor, mengambil peran bersinergi dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI dan beberapa lembaga terkait lainnya dalam upaya meyelaraskan berbagai aktifitas kegiatan perpustakaan lingkup Kementan dalam mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Kamis (13/02), Kepala Perpunas RI Syarif Bando, hadiri acara Temu Teknis Pengelolaan Perpustakaan dan pengembangan perpustakaan lingkup Kementan yang diselenggarakan oleh PUSTAKA Bogor di Hotel Aryaduta Jakarta Pusat.

Temu Teknis tersebut bertujuan untuk menyediakan media pembelajaran berupa materi-materi yang berhubungan dengan pengelolaan dan pengembangan perpustakaan untuk pustakawan dan pengelola perpustakaan, khususnya tentang perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Kehadiran Syarif Bando pada acara tersebut sebagai pembicara utama pada kegiatan Temu Teknis tersebut dengan paparan materi Akselerasi Transformasi Perpustakaan Pertanian Berbasis Inklusi Sosial.

Selain menyampaikan meteri tersebut, Syarif Bando juga mengatakan, siap memberi dukungan kepada Pustaka Lingkup Kementan dalam menyelaraskan aktifitas kegiatan Perpusnas RI dalam mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri dan moderen.

Usai memberikan materi dan arahan, oleh Ka. Pustaka Bogor Retno Sri Hartati Mulyandari, mengucapkan terima kasih atas kontribusi kerjasama yang diberikan oleh Perpusnas RI dalam mendukung kebutuhan informasi yang dibutuhkan oleh Kementan.

Pada hari yang sama, beberapa materi lain juga disampaikan oleh pejabat eselon II dan III Perpusnas RI, yaitu : Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, oleh Kapus Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Deni Kurniadi, Pengembangan Kepustakawanan Berbasis SKKNI, oleh Kapus Pengembangan Pustakawan Opong Sumiati. Oleh kedua pameteri tersebut, di pandu langsung oleh Ka Pustaka Retno.

Materi selanjutnya dengan judul Pengembangan Perpustakaan Khusus Berbasis Inklusi Sosial, oleh Kabid Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus, dan Standar Pengelolaan Perpustakaan Khusus Berbasis Inklusi Sosial, oleh Kabid Pengembangan Perpustakaan Sekolah dan Perguruan Tinggi. Kedua materi tersebut dipandu langsung oleh Kabid Perpustakaan Pustaka Bogor Riko Bintari.