Aktifitas budidaya jagung terus dilakukan dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan di Sulawesi Selatan.

Pada hari Selasa 27 Maret 2020, Tim BPTP Balitbangtan Sulsel bapak Amir Syam didampingi penyuluh Rahmatiah, hari ini bersama petani melakukan Strip Cropping Jagung dan Kacang kacanan serta jagung dan ubi jalar.

Kegiatan tanam yang dilakukan tersebut berlokasi di Desa Pa'bundukang Kec. Bontonompo Selatan Kab. Gowa.

Amir Syam selaku peneliti dan sekaligus sebagai penanggungjawab kegiatan, mendampingi aktifitas kegiatan yang dilakukan di lahan petani, mengatakan bahwa salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas lahan tadah hujan adalah dengan cara melakukan diversifikasi tanaman, seperti tanam ganda atau yang disebut dengan istilah Strip Cropping.

Penanaman jagung dengan metode tersebut bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan penganekaragaman pangan petani.

Selanjutnya, dikatakan oleh Amir Syam bahwa hari ini tanggal 27 dan besok tanggal 28 April dilakukan pemupukan pertama pada tanaman jagung.

Dosis pupuk yang digunakan pada pemupukan pertama dengan luasan per hektar menggunakan 200 kg NPK (16:16:16), 106 kg Urea; 80 kg TSP dan 40 kg KCl.

Pemupukan pertama akan dilakukan 10 hari setelah tanam (hst) dan pemupukan kedua dilakukan 35 hst.

Demikian pula halnya pemupukan kacang kacangan dan ubi jalar ada waktunya, kata Amir Syam

Untuk Jenis kacang-kacangan yang ditanam dalam bentuk strip dengan jagung yaitu: kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai dan ubi jalar serta jagung monokultur sebagai kontrol.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, kami dari BPTP Balitbangtan Sulsel tetap ikut aktif mendampingi petani di lapangan dengan tetap mengikuti protokol covid 19.