Kopi merupakan salah satu komoditas andalan Sulawesi Selatan yang setiap tahunnnya mendapat perhatian dalam hal budidaya guna memperoleh peningkatan produktivitas hasil yang diperoleh petani.

Olehnya itu, untuk tetap meningkatkan produktivitas hasil budidaya kopi tersebut, BPTP Balitbangtan Sulsel bekerjasama dengan Pemda Kab Tana Toraja melakukan pendampingan dan pengawalan pelaksanaan teknologi budidaya kopi yang intensif di lahan petani.

Lokasi pendampingan tersebut bertempat di UMKM Kopi 1000 Nur Hidayah Lembang Gandangbatu Kec. Gandangbatu Sillanan Kab. Tana Toraja.

Dengan melibatkan penyuluh kabupaten wilayah Kec. Gandangbatu Sillanan, beberapa aktifitas kegiatan yang telah dilaksanakan adalah persemaian tiga varietas asli Kopi Todolo yaitu : Varietas Kopi Arabika Toraja Langda, Varietas Kopi Arabika Toraja Uluwai dan Varietas Kopi Arabika Toraja Pango-pango.

Oleh Tim pendampingan Balai dilaporkan bahwa ketiga varietas tersebut pohon induknya sudah terdaftar di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian dan sementara dalam proses Sertifikasi.

Dan juga dilaporkan bahwa kegiatan yang dilakukan tersebut mendukung peraturan Pemda Tana Toraja untuk mengembangkan Kopi Arabika Asli Toraja

Sampai dengan bulan April ini, aktifitas kegiatan lapang yang telah dilaksanakan adalah Pembuatan Demplot di lahan seluas 1,5 ha.

Demonstrasi dengan konsep full teknologi diperuntukan sebagai tempat pembelajaran petani.

Adapun beberapa aktifitas lainya yang telah dilaksanakan bekerja sama dengan penyuluh Daerah kab. Tana Toraja adalah pembersihan lahan, pemangkasan pohon pelindung dan pembuatan rorak sebagai tempat meletakkan pupuk kompos atau pupuk organik.