Dalam rangka meningkatkan mutu pengelolaan (menejemen) Kebun Percobaan (KP) dan sekaligus untuk mempercepat proses sertifikasi KP Lingkup Balitbangtan yang sesuai dengan ISO 9001 : 2005, Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menggelar Workshop Percepatan Sertifikasi Kebun Percobaan ISO 9001 : 2005. Workshop yang

Kegiatan Bimtek ini merupakan pijakan awal menuju proses produksi benih yang menjadi pondasi untuk menuju tahun Perbenihan Nasional. Hadir sebagai narasumber dalam Bimtek ini adalah peneliti BPTP Balitbangtan Sulsel, dengan materi yang

Diseminasi inovasi teknologi sangat dibutuhkan untuk mencapai peningkatan produksi/produktivitas pertanian, kata Aminullah. Olehnya itu dengan terlaksananya Temu Teknis diharapkan Penyuluh màupun petani/peternak mampu menyerap ilmu yang didapat untuk meningkatkan

Materi yang ditampilakn dalam bentuk poster, : Silase Kulit Buah Kakao, Varietas Anjasmoro Kedelai Paling Cocok di Sulsel, Biji Botani Bawang Merah Sebahai Sumber Benih, Jajar Legowo Super, Varietas Unggul Padi Tahan Kekeringan, Bioindustri Jagung-Ternak Sapi

Program Pemberdayaan Ekomomi Umat Berbasis Pondok Pesantren Menuju Lumbung Pangan Dunia dan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Pertanian RI, Majelis Ulama Indonesia dan Koperasi Mitra Santri Nasional 

Materi disampaikan pada pelaksanaan Bimtek ini, yakni : Pengenalan Tentang Tanah dan Kesuburannya oleh Husain, SP, MP  M.Sc, Ph.D, Morfologi dan Klasifikasi Tanah oleh Dr. Kusuma Nugroho. Setelah penerimaan materi dari narasumber, peserta melaksankan Praktek lapang  di

Lahan pekarangan kantor yang makin tergerus dengan arus pembangunan tidak menyurutkan tim pengelola kebun BPTP Balitbangtan Sulsel untuk menyulap areal kebun kantor dengan berbagai

Kegiatan pembibitan Kelapa Dalam yang telah dimulai sejak T.A. 2017 yang dilakukan oleh BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan yang bertempat di Desa Jambuiya, Kecamatan Bontomanai Kab. Selayar, kini telah memasuki tahapan pendistribusian benih. Tahapan pendistribusian benih dilakukan setelah

Dalam pengarahannya Ka BPTP Balitbangtan Sulsel mengharapkan pentingnya diseminasi kegiatan yang dilaksanakan agar hilirisasi inovasi teknologi yg sudah dihasilkan bisa dinikmati oleh pengguna teknologi. Selain itu diharapkan kepada para penanggung jawab kegiatan untuk

Materi yang disampaikan  pada pelaksanaan workshop :  Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Aktual (SAIBA) untuk operator SAIBA dan Sistem Akuntansi Kuasa Pengguna Barang (SAKPB) untuk operator SIMAK/BMN.

Hadir sebagai pemateri :

BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan petani pada kegiatan "Pengembangan Inovasi Teknologi Budidaya Talas Satoimo". Pelaksanaan kegiatan tersebut di

Panen padi oleh kelompok tani tersebut dilakukan bersama  Ka. BPTP Balitbangtan Sulsel Abdul Wahid, Ka. Disperta Kab. Maros Muh. Nurdin, Ka. BPP Kab. Maros St. Mansiah, Ka Balai Proteksi Tanaman Kab. Maros yang diwakili oleh Ka, IP3 OPT Willayah IV Jumarto, TNI Babinsa, peneliti BPTP Sulsel, Staf Dinas Pertanian Kab. Maros, dan

Bertempat di Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin, Balitbantang Kementerian Pertanian yang dihadiri oleh Ka. Badan Litbang Pertanian, Ka. Puslitbangbun, Ka. BPTP Balitbangtan Sulsel, Ka. Balitsereal Maros dan Ka. Lolit Tungro menggelar Focus Group Disscussion (FGD) dalam rangka

Menteri Pertanian telah mencanangkan tahun 2018 sebagai tahun perbenihan nasional dengan skema tidak lagi melakukan pengadaan tetapi memproduksi benih unggul dan hasilnya akan dibagikan kepada masyarakat.  Balitbangtan sebagai

Teknologi budidaya padi dengan sistim TABELA salah satu keunggulannya adalah mengefisienkan penggunaan tenaga tanam sehingga dapat menghemat biaya produksi. Kegiatan ini di lanjutkan dengan

Pelatihan Pengolahan pupuk organik yang dilakukan memanfaatkan sumber bahan organik yang berasal dari limbah pertanian dan ternak yang banyak tersedia dilokasi kegiatan, yakni jerami padi dan kotoran sapi. Sebagai dekomposer dalam pengolahan pupuk organik ini menggunakan

Kementerian Pertanian menyelenggarakan rapat koordinasi dan evaluasi Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, Jagung dan Kedelai Provinsi Sulawesi Selatan. Acara rapat koordinasi di buka oleh

Pemerintah telah menyiapkan beberapa bantuan yang dibutuhkan oleh petani guna mengantisipasi kegagalan panen yang dialami petani pada musin kemarau. Bentuk bantuan yang diberikan berupa alat mesin pertanian ; pompa ..

Pertemuan Menteri Pertanian dengan pegawai lingkup Kementan dan UPTD lingkup pertanian di Sulawesi Selatan dilaksanakan di Balitsereal Maros pada hari jumat tgl 6 juli 2018. Dalam arahannya mentan menyampaikan

di peroleh data bahwa sumber air potensial di lokasi yang di survey berupa mata air dan sungai. Untuk mengoptimalkan potensi sumberdaya air tersebut maka rekomendasi bangunan air yang di usulkan antara lain berupa embung, dam parit, long stroge di tambah dengan pompanisasi. Jika bangunan air yang direkomendasikan tersebut dapat di wujudkan maka

BPTP Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan penanaman Bawang Merah di luar musim. Kegiatan ini berlokasi di Kelurahan Pappolo, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan percontohan kepada

Dalam usaha mempertahankan Swasembada beras yang telah dicapai maka Kementerian Pertanian senantiasa berupaya mewujudkan luas tambah tanam untuk komoditi strategis khususnya padi. Untuk merealisasikan hal tersebut, salah satu masalah adalah

Panen Raya  dihadiri oleh Bupati Kab.Pangkep, Kadis Pertanian,  Dandim/ TNI, ibu PKK,  Kapolres, peneliti, penyuluh petani dan

Pengemasan dan Analisis Usahatani merupakan salah satu bagian yg penting  yg perlu diperhatikan dalam Pasca Panen,  karena dengan pengemasan yang baik dapat meningkatkan nilai produksi hasil olahan menjadi awet dan dapat meningkatkan

Mengusung tema Pemanfaatan Limbah Ternak menjadi Kompos, BPTP Balitbangtan Sul Sel bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kab. Bone mengadakan pelatihan teknis pembuatan kompos (25/7/17) bertempat di Balai Desa Kajaolaliddong Kec. Barebbo Kab. Bone

Gelar Teknologi ini dilakukan oleh BALITKABI Malang bekerjasama dengan BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan. Temu Lapang mengambil tema : Teknologi Biodetas Mendukung Upaya Pencapaian Swasembada Kedelai. Temu Lapang di buka oleh Kepala Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian DR. Muhammad Syakir, MS, dan di hadiri oleh 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dirjen Tanaman Pangan Sumardjo Gatot Irianto, Ka. Balitbangtan Muhammad Syakiir, Wakil Bupati Kab. Maros H Andi Harmil Mattotorang, Pejabat eselon 2 dan 3 Lingkup Kementan, Kodim, Kapolres, Kadisperta Kab. Maros Muh. Nurdin dan

Bertempat di Aula BPTP Balitbangtan Sul Sel, diadakan pertemuan dengan Tenaga Ahli Menteri Pertanian Dr. Ir. Farid A. Bahar, M.Sc dan timnya, yang didampingi oleh Ka Balai BPTP Balitbangtan Sulsel Abdul Wahid Rauf.

Temu Teknis Pengelolaan Perpustakaan Lingkup Kementrerian Pertanian dilaksanakan di PPMKP Ciawi Bogor tanggal 18 – 21 Juli 2016.mengangkat Tema Peningkatanan Kinerja Pengelolaan Perpustakaan Melalui Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan Pertanian (Simpertan)

Monitoring dan Evaluasi Pengadaan gabah dan beras reskin semester II tahun 2016, dilaksanakan bertempat di Perum Bulog Divisi Regional Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat pada tanggal 14 Juli 2016

Kepala Badan Litbang Pertanian DR. Muhammad Syakir, MS memimpin rapat monitoring dan evaluasi pengadaan gabah, Beras dan Raskin Semester II tahun 2016 yang dilaksanakan pada tgl 14 Juli 2016, bertempat di perum Bulog Divisi Regional Sulawesi Selatan dan

Mahasiswa Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan praktek kerja industri di Kebun Percobaan Gowa pada tgl 12 Juli 2016. Peserta praktek dengan jumlah peserta 20 orang di terima langsung oleh Kepala Kebun Percobaan Gowa Ir

Bapak Menteri Pertanian A. Amran Sulaiman melakukan kunjungan di kebun percobaan Jeneponto BPTP Sulawesi Selatan pada tgl 4 juli 2016.  Pada kunjungan ini Menteri Pertanian meninjau areal pertanaman Bawang Merah yang di tujukan untuk produksi Benih melalui kegiatan UPBS yang di laksanakan oleh para Peneliti, Penyuluh dan Teknisi Litkayasa BPTP Sulawesi Selatan

Menteri Pertanian DR. IR. A. Amran Sulaiman, MS melaunching Toko TANI Indonesia (TTI) di Makassar pada tgl 2 juli 2016. Acara tersebut dirangkaikan dengan Gelar Pangan Murah dan Berkualitas, dan penyerahan bantuan 100 unit traktor dari Menteri Pertanian kepada

BPTP Sudah harus mempersiapkan exit strategi KRPL yang sudah di lakukan selama 3 tahun terakhir. Untuk pengembangan selanjutnya menjadi tugas Badan Ketahanan Daerah dan Dinas-dinas Kabupaten. Hal ini di ungkap oleh Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengambangan Teknologi Pertanian DR. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng, dalam arahannya pada saat melakukan