Sosoknya tidak berbeda dengan petani pada umumnya, tetapi semangat dan kerja keras yang dilandasi komitmen diri yang kuat untuk kemajuan usahataninya dan usaha kelompok menjadi motivasi yang kuat dalam mengarungi hidup ke depan. Namanya sederhana sesederhana pribadi yang ditampilkan, namun keseharinnya mencerminkan bahwa pemikirannya begitu demokratis dan berlandaskan kearifan-kearifan lokal yang dipahami dan dilakukan sejak dulu hingga kini. Itulah yang mendasari komitmennya berusahatani.

Perkenalan kami diawali pada saat kegiatan Primatani dimulai di Kabupaten Wajo, khususnya di DUsun Lakadaung, Kel. Dualimpoe, Kecamatan Maniangpajo. Tambo begitulah dia biasa disapa, dia adalah sekretaris kelompoktani "Maddenuang" yang menjadi binaan Primatani.

Tambo sebagai perintis kelompoktani "Maddenuang" berkomitmen untuk menjadikan kelompoktaninya sebagai wadah untuk mempererat silarurahmi antara anggotanya yang dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dalam suka dan duka.

Upaya menghadirkan berbagai kearifan-kearifan lokal dalam berusahatani menurutnya merupakan komitmen untuk mewujudkan rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan tetapi harus diwujudkan  dengan tindakan nyata antara lain memperlakukan semua sumberdaya yang dikarunia kepada kita harus diperlakukan sebagaimana mestinya agar dapat memberi manfaat yang banyak kepada manusia.

Landasan itu membawa dia dan kelompoktani berprestasi ditingkat provinsi dan nasional "Maddenuang" sejak tahun 2004 - sekarang masuk dalam kategori tiga besar kelompoktani teladan PMI (Peningkatan Mutu Intensifikasi) se Sulawesi Selatan. Prestasi tersebut tidak diraih dengan bagitu mudah namun membutuhkan komitmen dengan memperkuat kelompok melalui kelengkapan administrasi dan melakukan pemupukan modal kelompok dengan mengaktifkan iuran per anggota setiap panen untuk dijadikan modal penyediaan sarana produksi bagi anggota kelompoknya.

Komitmen yang kuat terhadap kemajuan kelompoknya sehingga dapat bermanfaat bagi anggotanya diawali dengan ketertiban terhadap kelengkapan administrasi kelompok dengan  berbagai buku-buku yang berisikan dokumentasi kegiatan dan aktivitas kelompok sehingga informasi apapun yang dibutuhkan tentang kelompoknya telah tersedia. Kemampuan tersebut mengantarkannya menjadi sekretaris di beberapa perkumpulan petani antara lain Gapoktan, KTNA, dan lainnya. Akhir kata semoga semangat dan komitmen yang dibangun seorang Tambo dapat menginspirasi teman-teman seprofesinya dimanapun kita berada. Sehingga ke depan kita memiliki petani-petani handal dan mandiri yang memiliki wawasan luas dan komitmen dalam memajukan usahataniny. Amin.