Jumat (14/6) di Kebun Percobaan Gowa BPTP Sulawesi Selatan, yang berlokasi di Kec. Bajeng Kab. Gowa, dilaksanakan Temu Lapang dan panen UPBS Jagung oleh BPTP Balitbangtan Sulsel bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kab Gowa.

Temu Lapang dan panen yang dilakukan ini dikoordinir oleh peneliti bidang tanaman pangan BPTP Balitbangtan Sulsel sekaligus sebagai Penanggung Jawab Kegiatan UPBS Sarintang, SP, M.Si.

Temu lapang dalam rangka panen jagung pada kegiatan Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) yang pelaksanaanya bekerjasama Tim UPBS, KP Gowa dan Pemkab Gowa, dilaksanakan sehari dihadiri oleh Kepala BPTP SulSel yang diwakilkan oleh Dr.Ir.Muslimin, MP.

Pada Pelaksanaan kegiatan UPBS jagung tersebut, Ka. BPTP Sulsel menyampaikan bahwa tupoksi BPTP antara lain adalah melakukan pengkajian, perakitan teknologi untuk menghasilkan teknologi pertanian spesifik lokasi, dan melakukan diseminasi teknologi pertanian.

Olehnya itu, Kegiatan UPBS/Temu Lapang Panen UPBS Jagung ini merupakan salah satu model diseminasi teknologi perbenihan.

Lanjut dikatakan bahwa, UPBS merupakan kegiatan Unit Pengelola Benih Sumber dalam mendukung ketersediaan benih bermutu dan untuk mengakselerasi penggunaan teknologi varietas unggul tanaman pangan khususnya komoditas jagung, yang pada pelaksanaan kegiatan ini jenis jagung yang ditanam adalah jagung hibrida HJ2I.

Ka. BPTP juga berharap dengan adanya UPBS Jagung ini diharapkan hasilnya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengguna dan stake holder sehingga bisa memperluas pemanfaatan teknologi varietas unggul jagung yang dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian.

Selanjutnya, turut hadir pada acara ini Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa mewakili Pemkab Gowa.

Kadis TPH dalam sambutannya menyampaikan bahwa PDRB Kabupaten Gowa kurang lebih 70% berasal dari sektor pertanian dan kurang lebih 60% petani melakukan usahatani jagung. Rata-rata produksi jagung di kabupaten Gowa sekitar 6 ton per ha dan sebagian besar jagung ditanam di lahan kering.

Olehnya itu, perlunya sosialisasi dan pendampingan penerapan teknologi varietas unggul jagung yang intensif dan berkesinambungan, demikian kata Kadis TPH Gowa,yang dalam hal ini mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh BPTP Balitbangtan Sulsel.

Adapun materi yang disampaikan pada temu lapang ini adalah Teknik Produksi Benih Jagung (Dr. Ir. Andi Takdir, MP.), Prosedur Pendaftaran Sertifikasi Benih Jagung (Hadjrah Sopyan, SP,. M. Si)/pengawas benih Kab. Gowa dan Lisensor Benih HJ-21 (Dr. Ir. Qomaruddin, MM).

Usai menggelar temu lapang, acara dilanjutkan dengan panen jagung bersama Kepala BPTP SulSel, Kepala Dinas TPH Gowa, Kepala KP. Gowa, Pengawas Benih BPSB, Peneliti, Penyuluh, Penangkar dan Kelompok Tani serta stake holder yang berada di wilayah tersebut.