Benih padi merupakan komponen yang sangat menentukan  produksi tanaman padi.

Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan setiap tahunnya memproduksi benih padi baik benih pokok maupun benih sebar.

Di tahun 2020, lokasi perbanyakan benih padi dilaksanakan di Kebun Percobaan Luwu yang bertempat di Desa Tamuku Kecamatan Bone Bone Kabupaten  Luwu Utara.

Pada areal lahan sawah tersebut BPTP Balitbangtan Sulsel memperbanyak benih padi pada lahan seluas 10 Hektar, dengan 7 varietas yakni Inpari 42, Inpari IR Nutrizink, Inpari 36, Inpari 32, Padjadjaran, Mantap, dan Siliwangi dengan target produksi sebanyak 20 ton benih.

Untuk mempermudah pemasaran sampai ke petani, BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan akan bekerja sama dengan PT. Sang Hyang Seri (SHS), sebagaimana yang dikatakan oleh Manajer SHS Cabang Sidrap Imam Afdal, SP saat melakukan pertemuan dengan Kepala BPTP Balitbangtan Sulsel Dr. Ir. Abdul Wahid, MP yang didampingi oleh penanggungjawab UPBS Padi  Dr. Abdul Syukur Syarif, SP. MP.

Pada pertemuan tersebut Abdul Wahid menyambut baik atas rencana SHS akan bekerja sama dalam pemasaran benih padi, karena salah satu kendala yang dialami dalam perbanyakan benih adalah pemasaran.

Selanjutnya Manajer SHS Cabang Sidrap Imam Afdal, SP juga mengatakan, telah melihat pertumbuhan tanaman padi di lapangan, kondisi gudang dan mesin prosesing layak untuk proses perbenihan padi.

Pihak SHS akan memasarkan benih yang diperbanyak oleh BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan karena semua benih tersebut merupakan varietas unggul baru yang dapat meningkatkan produksi tanaman padi.