Tim Integrated Corporation of Agricultural Research, Development, and Empowerment (ICARE) Kementan, yang dipimpin langsung oleh Kordinator ICARE Kementan Bram Kusbiantoro melakukan kunjungan ke Sulawesi Selatan.

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan observasi lapangan program pendampingan ICARE.

Dalam kunjungan tersebut Tim didampingi oleh Kepala BPTP Sulsel Abdul Wahid dan Kepala Balitnak Ciawi Andi Baso Lompengen.

Sulawesi Selatan menjadi salah satu dari 9 Provinsi yang mendapatkan program tersebut, dimana Kabupaten Gowa terpilih sebagai lokasi implementasi integrasi kentang dan sapi perah.

Kegiatan koordinasi dilaksanakan di kantor Balitbangda Prov. Sulsel (28/09/2021), dengan menggelar diskusi bersama instansi terkait yang dipimpin oleh Sekretaris Bapelitbangda Sulsel.

Diskusi tersebut dihadiri oleh beberapa pimpinan SKPD lingkup pertanian Provinsi Sulsel dan Kabupaten Gowa antara lain, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel , Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, Bapeda kab Gowa, Dinas Peternakan dan Perkebunan Gowa, dan dinas tanaman pangan dan hortikultura Gowa.

Saat diskusi bersama, Bram Kusbiantoro menjelaskan tujuan dan sasaran program ICARE, yaitu membangun model pertanian yang terintegrasi berbasis korporasi dalam mendukung ketahanan pangan.

Selanjutnya, Beliau mengatakan bahwa program ini didukung oleh Bank Dunia bekerja sama dengan Bappenas dan Balitbang Kementan.

Sementara itu, kepala Balitbangda Sulsel mengucapkan terimakasih kepada Balitbang Kementan yang menjadikan Sulsel sebagai titik fokus program ICARE.

Dan, beliau juga mengatakan, kegiatan yang akan dilaksanakan diharapkan mampu mendukung visi dan misi kabupaten gowa untuk mewujudkan pertanian modern.