Kopi merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan penghasil devisa negara, sumber pendapatan petani, penghasil bahan baku industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan wilayah.  Indonesia  merupakan  negara  penghasil  kopi  terbesar  di Asia Tenggara dan terbesar ketiga di dunia setelah Brazil dan Vietnam. Ketiga negara  ini mengekspor 47%  dari seluruh  volume ekspor kopi dunia dengan pangsa pasar masing-masing Brazil 28%, Vietnam 12%, dan Indonesia 7%. Di Amerika Serikat, Indonesia menduduki peringkat ke-6 dari 35 pengekspor kopi ke negara tersebut.

Permasalahan utama pada perkebunan kopi rakyat, yaitu rendahnya produktivitas dan mutu yang kurang memenuhi standar ekspor. Rendahnya produktivitas kopi antara lain disebabkan oleh serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Serangan OPT dapat      menimbulkan   kerugian   secara   ekonomis   baik   kualitas maupun kuantitas. Serangan OPT tidak hanya pada tanaman dewasa di lapang tetapi juga di pembibitan, kebun entres, dan penyimpanan. OPT pada tanaman kopi di antaranya adalah kelompok hama dan penyakit. Hama pada tanaman kopi adalah  penggerek buah kopi, penggerek batang merah, penggerek cabang dan ranting, kutu hijau, dan  Sanurus  indecora

Download pdf lengkapnya disini