Obat tradisional adalah obat yang terbuat dari bahan alami terutama tumbuhan dan merupakan warisan budaya bangsa dan telah digunakan secara turun temurun. Ramuan tanaman obat (jamu) selain untuk konsumsi manusia dapat digunakan untuk kesehatan ternak. Dalam budidaya ternak, khususnya pada unggas sering dijumpai wabah penyakit yaitu “flu burung” yang memusnahkan ternak unggas ras maupun unggas lokal, sehingga sangat merugikan para peternak (Zainuddin, 2006).

Olehnya itu, dalam upaya menghindarkan ternak ungas dari wabah penyakit, salah satu cara yang dapat dilakukan dengan mudah dan diperoleh diskitar kita adalah pemberian jamu tradisional.  Jamu tradisional untuk unggs dapat diracik sendiri menggunakan resep yang telah digunakan secara turun temurun. Umumnya bahan – bahan yang digunakan untuk meracik jamu untuk ungags secara tradisional menggunakan bahan baku rempah – rempah yang banyak dijumpai di pasar – pasar tradisional.

Adapun beberapa bahan herbal yang sering digunakan untuk membuat jamu ayam tradisional adalah bawang putih dan daun sirih. Bahan – bahan tersebut terbukti berfungsi sebagai antibiotik alami. Untuk bahan herbal lainnya seperti gula merah dan temulawak diyakini oleh para peternak ayam bisa memberikan peningkatan nafsu makan pada ayam dan sebagai sumber energi yang dapat digunakan untuk meningkatkan stamina tubuh. Untuk menjaga kesehatan ternak ayam pada umumnya peternak ayam menggunakan bahan baku herbal berupa rimpang kunyit. Menurut hasil penelitian, rimpang kunyit banyak mengandung senyawa yang dinamakan kurkumin. Senyawa tersebut berguna sebagai anti radang, anti mikroba, anti virus dan anti kolesterol.

Selengkapnya klik pdfnya disini